ANTISIPASI PENYIMPANGAN DANA SEKOLAH KEJATI RIAU GELAR SOSIALISASI JARINGAN MASYARAKAT ANTI KKN BERSAMA DINAS PENDIDIKAN

PEKANBARU-HUMAS — Dalam rangka penguatan Jaringan Masyarakat Anti KKN, Kejaksaan Tinggi Riau menyelenggarakan sosialisasi kepada segenap elemen pengelola dana sekolah dengan tema “Tata Kelola Dana Sekolah Yang Rawan Korupsi”, bertempat di Kantor Kejaksaan Tinggi Riau Kamis 15 November 2018.

Sosialisasi dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Rudyanto, para Asisten Kejati Riau, para Koordinator Kejati Riau, Ketua Forum Komite SMAN-SMKN-SLBN Provinsi Riau Delisis Hasanto, dan Ketua Komite SMA/sederajat se-Provinsi Riau.

Sosialisasi dibuka dan dipandu langsung oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Ibu Dr. Mia Amiati, S.H. M.H. sekaligus memberikan kata sambutan yang mana menyampaikan bahwa kegiatan ini mengusung tema ‘Tata Kelola Dana Sekolah yang Rawan Korupsi’ sosialisasi dimaksud merupakan upaya preventif yang dilakukan Kejati Riau dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan dana di sekolah. Kejati Riau banyak menerima laporan dari masyarakat terkait adanya dugaan penyalahgunaan keuangan yang dikelola oleh Komite Sekolah. Sejauh ini belum ada yang dinyatakan sebagai suatu tindak pidana korupsi, dan diharapkan hal itu tidak pernah terjadi. Penyimpangan mungkin saja terjadi akibat ketidaktahuan dari aparatnya. Untuk itu, kami sosialisasikan bagaimana mengenal hukum untuk menghindari adanya ancaman hukuman,

Bentuk penyimpangan itu bisa berupa penggunaan dana sekolah yang tidak sesuai peruntukkannya. Penggunaan uang kerap dilakukan atas dasar kesepakatan saja, apakah dengan pihak sekolah, wali murid, atau yang lainnya. Karena tidak diatur secara khusus, maka harus ada prinsip kehati-hatian. Dari mana uang berasal, dan bagaimana penggunaannya. Jangan sampai ada penyimpangan. Seperti pemberian honor (ke Komite Sekolah), sudahkah sesuai tatanan yang benar.

Kepala Dinas Pendidikan prov. Riau Rudyanto mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini. Dengan adanya kegiatan ini, pihak Komite Sekolah menjadi tahu hal-hal yang boleh atau tidak boleh dilakukan dalam mengelola dana sekolah. Jadi sekarang mereka tahu, bahwa segala sesuatu itu harus ada dasarnya. Kegiatan ini diikuti tidak hanya oleh Komite Sekolah SMA sederajat di Kota Pekanbaru, melainkan juga berasal dari sejumlah daerah yang ada di Riau. “Ini sangat luar biasa. Kalau dari undangannya, ini dari SMA/SMK di Pekanbaru. Tapi malah se-Provinsi Riau yang datang. Mengapa demikian? Karena mereka sangat antusias mengikuti kegiatan ini,” tutur Kadisdik Rudyanto.

Dokumentasi Kegiatan :